Press "Enter" to skip to content

Bupati Bombana Akui Sektor Pendidikan di Wilayahnya Terburuk Kedua di Sultra

Bupati Bombana Akui Sektor Pendidikan di Wilayahnya Terburuk Kedua di Sultra
Bupati Bombana, H. Tafdil

INSTITUTE.TEGAS.CO., BOMBANA – Bupati Bombana, H. Tafdil akui sektor pendidikan di wilayah yang dipimpinnya terburuk kedua berdasarkan penilaian Bandan Akreditasi Nasional.

Tafdil bilang, ada beberapa faktor penyebab, diantaranya Sumber Daya guru yang belum terdistribusi merata serta banyaknya yang belum menyandang sarjana.

Selain itu, banyaknya sekolah yang belum memenuhi standar akreditasi.”Kami sedang membenahi. Ke dapan hasilnya tidak lagi seperti demikian,”hatur Tafdil usai mengikuti Musrembang yang dihadiri Plt gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman di salah satu hotel di Kendari beberapa waktu lalu.

Dikatakan, saat ini sekitar 43 sekolah di wilayah yang dipimpinnya akan diakreditasi dan naik status.”Penilaiannya tidak cuma sumber daya, sarana dan prasarana,”katanya.

Sebelumnya diberitakan, di Kabupaten Bombana, Sultra yang meraih gelar pendidikan yang sangat buruk.

Hal ini dibuktikan dengan raihaan peringkat kedua dari terakhir berdasarkan akreditasi sekolah.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Bombana, Andi Arsyad.

Menurutnya, berdasarkan penilaian Badan Akreditasi Nasional, Kabupaten Bombana menempati posisi peringkat terakhir kedua dari 17 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara (Sultra).

MAS’UD

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *